Mengatur stok sparepart merupakan salah satu tantangan dalam mengelola bengkel motor. Jika stok tidak terkontrol, bengkel bisa kehilangan penjualan atau mengalami kerugian.
Manajemen stok yang baik membantu bengkel mengetahui jumlah sparepart yang tersedia serta kapan harus melakukan pembelian.
Setiap sparepart sebaiknya memiliki kode barang. Hal ini memudahkan pencarian dan pencatatan transaksi.
Semua transaksi sparepart harus dicatat, baik saat pembelian dari supplier maupun saat digunakan untuk servis.
Dengan aplikasi bengkel, stok sparepart dapat dipantau secara otomatis sehingga pemilik bengkel tidak perlu menghitung secara manual.
Software bengkel membantu mengelola transaksi, stok, dan laporan secara otomatis. Simak fitur yang harus dimiliki software bengkel modern.
Baca